Banyak orang berpendapat kita tidak boleh takut hantu atau setan. Seorang penakut sangat ingin menjadi berani. Jika hantu tidak lagi menakutkan mungkin banyak artis yang kurang penghasilannya. Sensasi takut bisa dijadikan komoditi (kayak blog kuntilanakorganik he...he.). Tapi jika tidak takut banyak juga ruginya seperti kisah ini....
Latihan Bela Negara, melatih kita agar disiplin, kuat dan patuh seperti tentara. Tidur, makan, mandi, buang air diatur. Tidur dibarak pasukan seperti bangsal kelas teri dirumah sakit umum. Karena datang terakhir dapat tempat tidur paling ujung, sebelah masih banyak tempat tidur kosong. Waktu itu tidak musim latihan, jadi dari lima barak hanya terisi satu barak, itupun setengah yang terisi. Tiap malam kita bergantian jaga/piket. satu orang piket 1 jam. Setiap malam ada satu pelatih yang ikut piket. Tapi pelatihnya pindah tidur saja, datang jam 9 langsung ngorok di ranjang sampingku. Tetapi entah kenapa setelah 5 hari para pelatih pindah tidur di dekat pintu keluar meskipun di atas kursi/meja.
Pada hari ke tujuh ketika gobrol santai dengan seorang pelatih, Dia tanya apakah bisa tidur enak. Ternyata beberapa pelatih kalau tidur di ranjang sampingku selalu didatangi seorang cewek. Kelihatanya dengan cerita itu mengharap saya ikut takut. Padahal saya baik-baik saja, mungkin sudah biasa kalau ketiduran di hutan ketika bangun lihat begituan . Hasilnya saya suka disuruh-suruh kalau ada yang hubungannya dengan takut (ngambil barang di tempat sepi, jaga di tengah malam, jurit malam disuruh berangkat paling belakang).
Jurit malam, disuruh jalan kaki malam hari lewat hutan dan kuburan. sebelum berangkat diberi banyak pesan agar hati-hati kalau lewat di beberapa tempat (keramat). kenyataannya kalau lewat ditempat-tempat itu terlihat banyak pelatih disana (meskipun sembunyi disemak), tapi di tempat tertentu yang membuat perasaan tidak enak malah tidak ada pelatih. Ketika sampai di kuburan terlihat jalur jalan dengan tali rafia, pesan sebelumnya disuruh mengikuti tali rafia itu. Kuperhatikan dulu tali rafia itu menuju kemana supaya kalau tersesat bisa balik. lucunya jalurnya hanya mutar-mutar di kompleks kuburan itu. Di atas pohon besar kelihatan guling berbentuk pocong bergerak-gerak, tapi kayaknya gerakannya nanggung. Kuhampiri pohon besar itu. karena di depan banyak patok kuburan saya lewat memutar. sampai dekat pohon kelihatan seorang pelatih yang sibuk tarik-tarik tali pocong yang tersangkut, karena kelihatan sibuk saya dekati perlahan-lahan. Karena pelatih itu jongkok saya ikut jongkok juga supaya sopan ”Tersangkut ya pak”. Dengan kagetnya pelatih tersebut lompat, mukanya pucat pasi. Saya langsung berdiri, setelah lihat saya dia kelihatan lega. Hasilnya saya disuruh push up.
SIAP ! (dalam hati ”SIAP TENTARA TAKUT HANTU” )
PUNYA POCONG KOK TAKUT
Pengalaman bertemu kuntilanak organik membuat saya takut, putus asa, tersiksa, sabar, berpikir, berani dan sadar bahwa banyak hal yang belum, sementara dan sudah kita lakukan belum cukup.
Senin, 01 Juni 2009
Sabtu, 02 Mei 2009
KUNTILANAKORGANIK IKUT MUNAS
Sudah lama saya nggak ngobrol dengan kutilanakorganik. Dia memang akhir-akhir ini kelihatan sibuk, jarang-jarang tinggal dirumah, berangkat sebelum saya bangun dan pulang hampir subuh, katanya ada urusannya dengan MUNAS (Musyawarah Nasional) dengan konco-konconya. Kemarin datang lebih sore dari biasanya, jadi saya bisa tanya baik-baik. Hebat banget Dia bikin MUNAS kayak Partai Politik saja.
Menurut Dia Munas ini memang diperlukan karena sekarang waktunya untuk menentukan hasil yang akan dicapai. Sekarang banyak manusia lagi munafik, dengan mengatas namakan kebaikan, padahal sebetulnya hanya untuk memenuhi keinginan mereka. Manusia memakai segala cara agar mendapat simpati.
Paling laku adalah kelompok (kalau nggak mau dibilang golongan) Jin syahwat. Petingginya adalah jin bokong semok, jin dada montok dan jin joget aduhai. Kalau mereka berkolaborasi maka jin ngeres sudah stand by di kerumunan penonton. Kemarin sempat protes si jin ngeres karena bagi-bagi angpao dari petinggi jin syahwat kurang. Seorang Dukun ngontak jin bokong semok dan dada montok tinggal ditubuh artis AK, setelah artis tersebut terkenal dan banyak show si jin ngeres jarang dapat bagian angpao. Jin ngeres sudah mengacam kalau artis tersebut tidak akan lama ngetopnya kalau angpao untuknya kurang.
Paling heboh adalah kelompok jin serakah. mereka tidak mengenal manusia miskin atau kaya semua diembat. Manusia miskin ingin jadi Caleg karena ingin kaya dan tidak disisihkan lagi. Manusia kaya ingin mendapatkan selain uang, bagi mereka uang sangat gampang dicari (yang banyak mendekati mereka adalah jin penasaran), ujung dari terlalu dekat dengan jin penasaran adalah stres bahkan bisa bunuh diri.
Jika sekarang partai politik bingung koalisi, teman-teman kuntilanak organik memang selalu lebih maju. Manusia ramai-ramai bikin partai, para jin malah sudah koalisi antar golongan. terus ngapain sekarang MUNAS, jawaban kuntilanakorganik lebih menakutkan
Sekarang lagi dibahas di MUNAS
Bagaimana cara mereka mempermainkan manusia agar lebih seru dari biasanya
Berapa lama manusia dipermainkan dan
Sampai sejauh mana akan dipermainkan
DASAR SETAN EDAN
Menurut Dia Munas ini memang diperlukan karena sekarang waktunya untuk menentukan hasil yang akan dicapai. Sekarang banyak manusia lagi munafik, dengan mengatas namakan kebaikan, padahal sebetulnya hanya untuk memenuhi keinginan mereka. Manusia memakai segala cara agar mendapat simpati.
Paling laku adalah kelompok (kalau nggak mau dibilang golongan) Jin syahwat. Petingginya adalah jin bokong semok, jin dada montok dan jin joget aduhai. Kalau mereka berkolaborasi maka jin ngeres sudah stand by di kerumunan penonton. Kemarin sempat protes si jin ngeres karena bagi-bagi angpao dari petinggi jin syahwat kurang. Seorang Dukun ngontak jin bokong semok dan dada montok tinggal ditubuh artis AK, setelah artis tersebut terkenal dan banyak show si jin ngeres jarang dapat bagian angpao. Jin ngeres sudah mengacam kalau artis tersebut tidak akan lama ngetopnya kalau angpao untuknya kurang.
Paling heboh adalah kelompok jin serakah. mereka tidak mengenal manusia miskin atau kaya semua diembat. Manusia miskin ingin jadi Caleg karena ingin kaya dan tidak disisihkan lagi. Manusia kaya ingin mendapatkan selain uang, bagi mereka uang sangat gampang dicari (yang banyak mendekati mereka adalah jin penasaran), ujung dari terlalu dekat dengan jin penasaran adalah stres bahkan bisa bunuh diri.
Jika sekarang partai politik bingung koalisi, teman-teman kuntilanak organik memang selalu lebih maju. Manusia ramai-ramai bikin partai, para jin malah sudah koalisi antar golongan. terus ngapain sekarang MUNAS, jawaban kuntilanakorganik lebih menakutkan
Sekarang lagi dibahas di MUNAS
Bagaimana cara mereka mempermainkan manusia agar lebih seru dari biasanya
Berapa lama manusia dipermainkan dan
Sampai sejauh mana akan dipermainkan
DASAR SETAN EDAN
NUMPANG APINYA
Bagi perokok adalah siksaan jika kita mau merokok tapi tidak ada korek api. Kadang pinjam korek adalah bahasa universal untuk berkomunikasi dengan orang yang belum kita kenal. Pada umumnya orang yang punya korek akan meminjamkan koreknya dan yang punya rokok akan menawari rokok, itu adalah ritual dari suatu komunikasi.
Ritual meminta dan memberi itu adalah awal dari suatu hubungan yang kadang bisa berlanjut dengan lebih serius. Tapi kalau soal numpang api ini tidak berlaku pada cerita ini......
Jam 12 malam di kebun Boccoe B. Malam itu memang gelap tanpa bintang dan bulan, meskipun begitu tidak seram karena pabrik lagi giling. Lokasi kira-kira hanya 1 km dari pabrik, suara sayup-sayup pabrik masih terdengar. Si Amir yang buta huruf dan tidak lancar berbahasa Indonesia lagi kerja sendirian dengan Traktor Case 7230 yang AC nya dingin. Saya coba kesana. Ternyata dari hasil kerja lumayan, saya coba gantikan dia agar bisa istirahat dan memastikan berapa luas hasil kerjanya. Begitu masuk di traktor dengan seyum khasnya dia tanya ”ada apinya pak ?. Saya gelengkan kepala. Tetapi saya tunjuk api ditengah lahan yang sudah dibajak ”itu khan ada api”. Dia bilang tidak berani kesana dan menerangkan dengan bahasa bugis. Begitu kelihatan saya tidak mengerti dia jalankan traktor mendekati api itu.
Ternyata api yang kelihatan besar dari jauh begitu didekati tambah mengecil, kalau dijauhi apinya kelihatan tambah besar, begitu terjadi terus menerus. Saya lupa apa namanya, tetapi api ini memang sering terlihat di kebun itu. Belum selesai heranku, muncul pocong dekil (kafannya sudah dekil) diujung sorot lampu traktor . Arahnya dari bawah pohon yang ada kuburannya, menuju api yang ditengah lahan. Si Amir senyum saja, dalam hatiku mungkin pocongnya minta api ya....
untung tidak mampir minta rokok ke saya dulu.
Ritual meminta dan memberi itu adalah awal dari suatu hubungan yang kadang bisa berlanjut dengan lebih serius. Tapi kalau soal numpang api ini tidak berlaku pada cerita ini......
Jam 12 malam di kebun Boccoe B. Malam itu memang gelap tanpa bintang dan bulan, meskipun begitu tidak seram karena pabrik lagi giling. Lokasi kira-kira hanya 1 km dari pabrik, suara sayup-sayup pabrik masih terdengar. Si Amir yang buta huruf dan tidak lancar berbahasa Indonesia lagi kerja sendirian dengan Traktor Case 7230 yang AC nya dingin. Saya coba kesana. Ternyata dari hasil kerja lumayan, saya coba gantikan dia agar bisa istirahat dan memastikan berapa luas hasil kerjanya. Begitu masuk di traktor dengan seyum khasnya dia tanya ”ada apinya pak ?. Saya gelengkan kepala. Tetapi saya tunjuk api ditengah lahan yang sudah dibajak ”itu khan ada api”. Dia bilang tidak berani kesana dan menerangkan dengan bahasa bugis. Begitu kelihatan saya tidak mengerti dia jalankan traktor mendekati api itu.
Ternyata api yang kelihatan besar dari jauh begitu didekati tambah mengecil, kalau dijauhi apinya kelihatan tambah besar, begitu terjadi terus menerus. Saya lupa apa namanya, tetapi api ini memang sering terlihat di kebun itu. Belum selesai heranku, muncul pocong dekil (kafannya sudah dekil) diujung sorot lampu traktor . Arahnya dari bawah pohon yang ada kuburannya, menuju api yang ditengah lahan. Si Amir senyum saja, dalam hatiku mungkin pocongnya minta api ya....
untung tidak mampir minta rokok ke saya dulu.
Si MERAH yang BERANI
Sebetulnya saya sudah biasa mendengar cerita si cewek berbaju merah ini, biasanya kemunculannya disertai dengan kerusakan alat atau tenggelamnya alat di lahan. Pernah ban traktor hanya tenggelam 10 cm di tengah jalan, padahal kekuatannya 160 HP diameter bannya 42 inchi (2 meteran ya). Tidak bisa jalan karena operatornya melihat ada cewek nangkring diatas kap mesin.
Laconga, kebun yang bebukit sempit tapi memanjang. Pemandangan sangat indah kalau bukit sudah hijau tertanami semua. Siang jam 14.00 lagi diatas bukit dengan Mas Afan. Dibawah ada satu traktor sedang membajak. Sambil ngomong soal kerjaan kita memperhatikan traktor kerja. Karena kita ngomong kadang agak serius kadang kita tidak fokus lihat traktor. Tanpa disadari terlihat ada cewek berbaju merah duduk di atas bajak. Dengan santainya duduk seperti bonceng montor. Si operator kadang-kadang menengok kebelakang tetapi seperti tidak melihat ada cewek dibelakang.
Kita berdua santai saja seakan tidak heran dan tidak memperhatikan kelakuan si merah. Setan kurang perhatian mungkin karena cari perhatian siang-siang. Mungkin karena kita cuek tidak perhatikan, lama-lama si cewek hilang (keki kali). Tetapi setelah si cewek hilang kita datangi operator, kemudian dengan alasan yang sebetulnya mengada-ada kita suruh dia pulang ke camp. Sebetulnya kita juga agak takut, karena jangan sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Tapi juga kita tidak terpancing untuk ketakutan.
Kelakuan si cewek merah tidak usah dilayani
Laconga, kebun yang bebukit sempit tapi memanjang. Pemandangan sangat indah kalau bukit sudah hijau tertanami semua. Siang jam 14.00 lagi diatas bukit dengan Mas Afan. Dibawah ada satu traktor sedang membajak. Sambil ngomong soal kerjaan kita memperhatikan traktor kerja. Karena kita ngomong kadang agak serius kadang kita tidak fokus lihat traktor. Tanpa disadari terlihat ada cewek berbaju merah duduk di atas bajak. Dengan santainya duduk seperti bonceng montor. Si operator kadang-kadang menengok kebelakang tetapi seperti tidak melihat ada cewek dibelakang.
Kita berdua santai saja seakan tidak heran dan tidak memperhatikan kelakuan si merah. Setan kurang perhatian mungkin karena cari perhatian siang-siang. Mungkin karena kita cuek tidak perhatikan, lama-lama si cewek hilang (keki kali). Tetapi setelah si cewek hilang kita datangi operator, kemudian dengan alasan yang sebetulnya mengada-ada kita suruh dia pulang ke camp. Sebetulnya kita juga agak takut, karena jangan sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Tapi juga kita tidak terpancing untuk ketakutan.
Kelakuan si cewek merah tidak usah dilayani
PERANG

Jawaban kenapa terjadi perang ”Tidak adanya kesepahaman, ketersinggungan dan harga diri”. Jika tidak mau berperang jangan membuat hal-hal tersebut. Kalau mau berperang lihat dulu musuh anda. Tapi siapa yang mau beperang, pasti semua tidak mau berperang, tapi kadang keadaan yang kita tidak bisa hindari.
Sebetulnya rumahku letaknya strategis, kanan lembah yang ada sungainya, kiri dan belakang kelihatan bukit kecil dan depan adalah pabrik dan kantor. tapi sayang antara rumah dan pabrik terhalang bukit kecil sehingga pemandangan kurang enak. Kebetulan musim hujan, padahal kontrak kerja buldozer dengan pihak ke III harus jalan, karena jika tidak dapat memberi pekerjaan kita bayar denda. Lebih baik dipakai untuk potong bukit depan rumah, supaya bisa juga dijadikan lapangan bola.
Jam 11 malam, operator Buldozer diganti helper (pembantu operator). berdua kita asyik ngobrol. Sementara asyik mengobrol tiba-tiba si helper lompat dari atas buldozer menghampiri kita. Dengan wajah pucat di tunjuk depan buldozer. Reflek operator mengejar buldozernya (beruntung buldozer segera dihentikan sebelum masuk alur alam). Setelah beberapa saat baru helper bisa ngomong. Dia lihat orang tua berjengot kelihatan marah sambil menunjuk. Tidak sesuai dengan kelakuannya yang suka mabuk, suka mencuri dan sombong tetang keberanian kelakuan si helper pengecut. Akhirnya saya dan operator berkeliling dengan buldozer, karena penasaran ingin melihat orang tua itu. Tapi ternyata tidak ada. Dengan pertimbangan keadaan helper yang sangat ketakutan malam itu kita berhenti bekerja. malam selanjutnya operator bekerja sendiri, tetapi entah kenapa bukit itu tidak selesai tergusur.
Setelah peristiwa itu sebetulnya perasaan sudah tidak enak, sudah sekian lama dan sekian luas hutan kujadikan kebun tidak ada respon negatif seperti kejadian diatas. Bu karim disebelah rumah sering kesurupan, itu awal yang tidak baik, kemudian suatu malam...
Antara mimpi dan sadar datang dua makhluk yang ganjil. makhluk pertama seperti badut atau joker tetapi hanya mempunyai kepala dan 3 kaki tanpa badan dan tangan, yang kedua seekor monyet mirip monkey king karena mempunyai hiasan yang bagus diatas kepala. Ada beberapa cerita kalau perwujudan setan yang asli adalah makhluk yang tidak semetris, keduanya memenuhi syarat tersebut. Kedua makhluk itu mendatangi saya dengan satu tujuan menantang berkelahi (PERANG). Terasa dibadan ketika mereka memukul atau menusuk. Tetapi ketika rasa sakit itu hampir membuat lemah, saya berusaha ingat akan diri sendiri dan Tuhan. Tapi jauh hari setelah peristiwa itu hanya satu yang saya ingat ”Saya Masih Beruntung, Karena Tuhan masih Melindungi”. Saya tidak bisa menjelaskan proses bagaimana saya akhirnya menang. Tetapi yang jelas pagi harinya badan terasa remuk semua. Satu hal yang dapat saya ingat
”Jika terjadi perang hanya keberuntungan saja yang bisa menyelamatkan”
KEJAR dan PERTAHANKAN KEBERUNTUNGAN ITU
Selasa, 17 Maret 2009
BATU PONARI CHATTING DENGAN KUNTILANAK ORGANIK
Agak lama saya tidak ketemu kuntilanakorganik, dicari kemana-mana kok nggak ada. Akhirnya kupakai ritual memanggil kuntilanakorganik. Kusiapkan tembakau ranjangan, kertas rokok dan cengkeh. Kebetulan baru dapat tembakau dari Basuki, kuambil sedikit tembakau lalu mulai kugulung dengan tangan. Begitu kuisap dan kuresapi campuran tembakau, wah nikmat sekali, memang sekarang Basuki sudah menjadi formulator rokok organik yang handal. Hati-hati pabrik rokok besar bisa bangkrut nanti.
Sesuai perkiraan, begitu memantau ada aroma tembakau berkulitas, kuntilanak organik mendekat (mungkin karena sama-sama organik ya). Kemana saja sampenyan, kok nggak pernah muncul. Dia sambil senyum ikut gulung tembakau. Sambil ngisap tembakau dia ngenet, masuk ke livedri.com, sing in ke kuntilanakorganik di livedrive. Canggih juga sekarang dia, punya tempat menyimpan file di dunia maya. Dia download file, ternyata rekaman chatting. Tetapi yang mengejutnya ternyata dia chatting dengan batu ponari. Ini obrolan mereka :
Kuntilanakorganik : PIIS
Batu Ponari : PIIS juga
Kuntilanakorganik : sampeyan batu ponari yang terkenal itu ya
Batu Ponari : Iya saya yang di jombang
Kuntilanakorganik : Apa nggak sibuk nglayani tamu kok sempat-sempatnya chatting
Batu Ponari : Ah saya memang sengaja berhenti praktek, biar Panitia punya waktu berpikir bagaimana ngatur antrian, selama ini mereka terlalu sibuk sehingga nggak bisa berpikir membuat sistem antrian yang baik. Saya sangat menyesal sampai jatuh korban kemarin, apalagi setelah ketemu kak Seto, jadi nggak enak perasaan begitu melihat beliau dengan bijaksana memberi nasihat.
Kuntilanakorganik : Canggih juga sampeyan ya bisa chating, padahal baru kemarin anda datang lewat petir, saya saja 10 tahun kenal internet baru bisa bikin blog.
Batu Ponari : Ya nggak sengaja sih, gara-gara Ponari dapat HP 3G saya juga bisa chatting.
Kuntilanakorganik : oo... jadi selama ini kalau saya lihat di TV Ponari mainin HP ternyata lagi ngajari ngenet sampenyan lewat HP.
Batu Ponari : Ya itu karena terlalu asyik dengan HP sampai Ponari nggak perhatikan yang lain, biar kak Seto datang dia cuek saja. Sebetulnya juga salah saya sih, karena ngajak dia main HP terus. Baru saya tahu kalau sebetulnya manusia punya yang namanya teknologi Komunikasi jarak jauh. Apalagi yang 3G bisa suara, gambar dan data dalam satu saluran, hebat khan. Sapta Pangrungu kita kalah, Cuma bisa dengar tapi tidak bisa bersamaan dengan gambar tanaman obat dan catatan ramuan.
Kuntilanakorganik : Kalau dipikir-pikir manusia dulu belajar dari kita ilmu begituan. Jaman Majapahit mereka terbang pakai daun kalapa, sekarang pakai pesawat terbang. Kalau dulu pakai santet, perang irak kemarin mereka pakai rudal. Tapi kenyataan kenapa yang minta kesembuhan lewat sampenyan kok banyak.
Batu Ponari : Sebetulnya ya biasa saja, Cuma bersamaan fenomena banyaknya orang sakit yang nggak punya duit dan banyak TV yang bersaing dapat berita, akhirnya saya jadi terkenal.
Kuntilanakorganik : Lho berarti cara pengobatan sampenyan belum tentu manjur kayak cerita orang.
Batu Ponari : Oo alah gimana sampenyan tho, masak lupa kalau kita ini sebagai makhluk ciptaan Tuhan hanya bisa meminta, ikhtiar dan sabar. Kalau yang diatas mengijinkan pasti mendapatkan jalan.
Kuntilanakorganik : Berarti sampeyan belum tentu senang dianggap pemberi solusi terhadap masalah mereka, apalagi dipuja-puja.
Batu Ponari : Kadang-kadang dilema juga, kita membantu mereka dengan memohon kepada Tuhan, sebagian mereka malah melebih-lebihkan dan membuat masalah sendiri. akhirnya kehadiran kita disalahkan.
Kuntilanakorganik : Memang manusia kalau melihat sesuatu yang tidak biasa dianggap aneh, celakanya jadi salah pengertian kalau tidak diagung-agungkan malah kita dimusuhi. Sampeyan sih jatuh di kepalanya Ponari, anak kampung yang masih kecil, coba kalau jatuh dikepalanya anggota dewan atau pejabat.
Batu Ponari : Saya sebetulnya juga milih, pertama mau jatuh di kepalanya Kyai, tapi kadang-kadang mereka sudah punya banyak batu, nanti saya Cuma jadi koleksi saja
Kuntilanakorganik : Ooo jadi sampeyan jatuh dikepala Ponari supaya terkenal ya...
Batu Ponari : Nggak gitu, saya pikir bisa bantu Ponari yang anak kampung itu, tapi ternyata ada miss komunikasi.
Kuntilanakorganik : Memang gitu.. namanya tidak sejenis, bahasa lain, pasti awalnya terjadi salah pengertian. Rajin saja browsing di internet supaya sampenyan mengerti gimana jalan pikiran manusia. Sudah yaa pamit dulu nanti juragan saya marah tagihan banyak, dia nggak sekaya ponari, nanti saya nggak dapat tembakau lagi.
Batu Ponari : Kenapa sampenyan nggak bantu saja cari duit khan gampang kayak saya.
Kuntilanakorganik : Juragan saya nggak mau, katanya tidak organik, tidak alami, tidak nyaman bagi dia.
Batu Ponari : Iya sudah kita doakan saja juragan sampenyan dapat banyak rejeki yang halal, banyak berkahnya, dapat dinikmati dan bermanfaat bagi orang banyak
Kuntilanakorganik : Amiin amiin amiin, PISS ya, salam sama ponari suruh rajin belajar supaya jadi orang pintar.
Sesuai perkiraan, begitu memantau ada aroma tembakau berkulitas, kuntilanak organik mendekat (mungkin karena sama-sama organik ya). Kemana saja sampenyan, kok nggak pernah muncul. Dia sambil senyum ikut gulung tembakau. Sambil ngisap tembakau dia ngenet, masuk ke livedri.com, sing in ke kuntilanakorganik di livedrive. Canggih juga sekarang dia, punya tempat menyimpan file di dunia maya. Dia download file, ternyata rekaman chatting. Tetapi yang mengejutnya ternyata dia chatting dengan batu ponari. Ini obrolan mereka :
Kuntilanakorganik : PIIS
Batu Ponari : PIIS juga
Kuntilanakorganik : sampeyan batu ponari yang terkenal itu ya
Batu Ponari : Iya saya yang di jombang
Kuntilanakorganik : Apa nggak sibuk nglayani tamu kok sempat-sempatnya chatting
Batu Ponari : Ah saya memang sengaja berhenti praktek, biar Panitia punya waktu berpikir bagaimana ngatur antrian, selama ini mereka terlalu sibuk sehingga nggak bisa berpikir membuat sistem antrian yang baik. Saya sangat menyesal sampai jatuh korban kemarin, apalagi setelah ketemu kak Seto, jadi nggak enak perasaan begitu melihat beliau dengan bijaksana memberi nasihat.
Kuntilanakorganik : Canggih juga sampeyan ya bisa chating, padahal baru kemarin anda datang lewat petir, saya saja 10 tahun kenal internet baru bisa bikin blog.
Batu Ponari : Ya nggak sengaja sih, gara-gara Ponari dapat HP 3G saya juga bisa chatting.
Kuntilanakorganik : oo... jadi selama ini kalau saya lihat di TV Ponari mainin HP ternyata lagi ngajari ngenet sampenyan lewat HP.
Batu Ponari : Ya itu karena terlalu asyik dengan HP sampai Ponari nggak perhatikan yang lain, biar kak Seto datang dia cuek saja. Sebetulnya juga salah saya sih, karena ngajak dia main HP terus. Baru saya tahu kalau sebetulnya manusia punya yang namanya teknologi Komunikasi jarak jauh. Apalagi yang 3G bisa suara, gambar dan data dalam satu saluran, hebat khan. Sapta Pangrungu kita kalah, Cuma bisa dengar tapi tidak bisa bersamaan dengan gambar tanaman obat dan catatan ramuan.
Kuntilanakorganik : Kalau dipikir-pikir manusia dulu belajar dari kita ilmu begituan. Jaman Majapahit mereka terbang pakai daun kalapa, sekarang pakai pesawat terbang. Kalau dulu pakai santet, perang irak kemarin mereka pakai rudal. Tapi kenyataan kenapa yang minta kesembuhan lewat sampenyan kok banyak.
Batu Ponari : Sebetulnya ya biasa saja, Cuma bersamaan fenomena banyaknya orang sakit yang nggak punya duit dan banyak TV yang bersaing dapat berita, akhirnya saya jadi terkenal.
Kuntilanakorganik : Lho berarti cara pengobatan sampenyan belum tentu manjur kayak cerita orang.
Batu Ponari : Oo alah gimana sampenyan tho, masak lupa kalau kita ini sebagai makhluk ciptaan Tuhan hanya bisa meminta, ikhtiar dan sabar. Kalau yang diatas mengijinkan pasti mendapatkan jalan.
Kuntilanakorganik : Berarti sampeyan belum tentu senang dianggap pemberi solusi terhadap masalah mereka, apalagi dipuja-puja.
Batu Ponari : Kadang-kadang dilema juga, kita membantu mereka dengan memohon kepada Tuhan, sebagian mereka malah melebih-lebihkan dan membuat masalah sendiri. akhirnya kehadiran kita disalahkan.
Kuntilanakorganik : Memang manusia kalau melihat sesuatu yang tidak biasa dianggap aneh, celakanya jadi salah pengertian kalau tidak diagung-agungkan malah kita dimusuhi. Sampeyan sih jatuh di kepalanya Ponari, anak kampung yang masih kecil, coba kalau jatuh dikepalanya anggota dewan atau pejabat.
Batu Ponari : Saya sebetulnya juga milih, pertama mau jatuh di kepalanya Kyai, tapi kadang-kadang mereka sudah punya banyak batu, nanti saya Cuma jadi koleksi saja
Kuntilanakorganik : Ooo jadi sampeyan jatuh dikepala Ponari supaya terkenal ya...
Batu Ponari : Nggak gitu, saya pikir bisa bantu Ponari yang anak kampung itu, tapi ternyata ada miss komunikasi.
Kuntilanakorganik : Memang gitu.. namanya tidak sejenis, bahasa lain, pasti awalnya terjadi salah pengertian. Rajin saja browsing di internet supaya sampenyan mengerti gimana jalan pikiran manusia. Sudah yaa pamit dulu nanti juragan saya marah tagihan banyak, dia nggak sekaya ponari, nanti saya nggak dapat tembakau lagi.
Batu Ponari : Kenapa sampenyan nggak bantu saja cari duit khan gampang kayak saya.
Kuntilanakorganik : Juragan saya nggak mau, katanya tidak organik, tidak alami, tidak nyaman bagi dia.
Batu Ponari : Iya sudah kita doakan saja juragan sampenyan dapat banyak rejeki yang halal, banyak berkahnya, dapat dinikmati dan bermanfaat bagi orang banyak
Kuntilanakorganik : Amiin amiin amiin, PISS ya, salam sama ponari suruh rajin belajar supaya jadi orang pintar.
TEST DRIVE
Traktor Case 7230 IH dengan 160 HP, ban belakang 42 inchi (tingginya 2 meteran), warna merah dan ber AC, sorot lampunya bisa sampai 300 meter, buatan Amerika. Kalau lewat jalan raya pasti semua mobil minggir dan semua orang berhenti aktifitasnya karena kagum lihat penampilannya. Apalagi kalau 7 beriringan, bunyinya seperti tsunami mau datang.
Traktor tinggal satu yang kerja, sebetulnya malas ngikuti lebih baik tidur. Apalagi lokasi kerja pas terang bulan, dekat kampung botomalangga (dekat rumah pak Wilis satpam). Operatornya anak muda jadi kemungkinan malas kecil, karena biasanya mereka kejar premi.
Tapi karena biasa tidur subuh jadi nggak bisa tidur. Jam 23.00 saya kesana. Setelah 1 jam selesai satu petak, seperti biasa kalau mau pindah petak kita istirahat ngobrol sambil merokok. Traktor dipakir 7 meteran dari tempatku berdiri diatas bukit. Brem... breeeem.. klektek..klektek..klektek (tidak tahu kenapa traktor bagus ini kalau pada putaran rendah seperti ada kelerengya didalam). Bajak diturunkan, lampu dimatikan dan mesin dimatikan. Si Amir operator buka pintu sambil senyum ”Punya rokok mas ?”. Dia ambil sebatang rokok lalu dinyalakan. Berikutnya ngobrol biasa, masalah teknis, mau pindah petak mana sampai rencana dia mau kawin.
Ketika enak ngobrol tiba-tiba traktor bunyi, lampu nyala, bajak diangkat, brem.. brem...(gasnya dimainin) traktor jalan 10 meter tanpa operator. Brem...brem... (gasnya dimainin lagi) bajak turun, lampu mati dan mesin mati. Kita yang didekatnya seperti tertegun sesaat. Tidak tahu kenapa kita malah terseyum, gimana tidak lucu melihat traktor tanpa operator bisa jalan sendiri. Kok bisa tahu ya cara jalankan traktor, karena tidak sembarang orang lho bisa jadi operator Case 7230 (tombol, pedal dan handle banyak). Pernah waktu terjaring operasi lalu lintas operatornya nyerahkan kunci. Polisinya bingung bagaimana pindahkan traktor yang berhenti di tengah jalan. Akhirnya nyerah, operator dicari dirumahnya untuk segera ambil traktor itu (lalu lintas jadi macet).
”Dilanjut saja besok kerjanya”. Si amir mengangguk sambil masih terseyum. Segera dia masuk traktor dan brem..... Jalannya masih santai tetapi begitu sampai jalanan besar dia kebut wuzzz (Case 7230 bisa jalan 90 km/jam). Mungkin dia merasa ditemani di dalam ya. Saya juga tancap gas (kebetulan sendiri tidak ditemani sopir).
”TIDAK MENERIMA OPERATOR SELAIN MANUSIA”
kalau Test Drive saja Boleh Bos.... ?
ndak...ndak...ndak
Tapi siapa yang bisa melarang, kalau nggak kelihatan, kelihatanpun siapa berani melarang ?
Traktor tinggal satu yang kerja, sebetulnya malas ngikuti lebih baik tidur. Apalagi lokasi kerja pas terang bulan, dekat kampung botomalangga (dekat rumah pak Wilis satpam). Operatornya anak muda jadi kemungkinan malas kecil, karena biasanya mereka kejar premi.
Tapi karena biasa tidur subuh jadi nggak bisa tidur. Jam 23.00 saya kesana. Setelah 1 jam selesai satu petak, seperti biasa kalau mau pindah petak kita istirahat ngobrol sambil merokok. Traktor dipakir 7 meteran dari tempatku berdiri diatas bukit. Brem... breeeem.. klektek..klektek..klektek (tidak tahu kenapa traktor bagus ini kalau pada putaran rendah seperti ada kelerengya didalam). Bajak diturunkan, lampu dimatikan dan mesin dimatikan. Si Amir operator buka pintu sambil senyum ”Punya rokok mas ?”. Dia ambil sebatang rokok lalu dinyalakan. Berikutnya ngobrol biasa, masalah teknis, mau pindah petak mana sampai rencana dia mau kawin.
Ketika enak ngobrol tiba-tiba traktor bunyi, lampu nyala, bajak diangkat, brem.. brem...(gasnya dimainin) traktor jalan 10 meter tanpa operator. Brem...brem... (gasnya dimainin lagi) bajak turun, lampu mati dan mesin mati. Kita yang didekatnya seperti tertegun sesaat. Tidak tahu kenapa kita malah terseyum, gimana tidak lucu melihat traktor tanpa operator bisa jalan sendiri. Kok bisa tahu ya cara jalankan traktor, karena tidak sembarang orang lho bisa jadi operator Case 7230 (tombol, pedal dan handle banyak). Pernah waktu terjaring operasi lalu lintas operatornya nyerahkan kunci. Polisinya bingung bagaimana pindahkan traktor yang berhenti di tengah jalan. Akhirnya nyerah, operator dicari dirumahnya untuk segera ambil traktor itu (lalu lintas jadi macet).
”Dilanjut saja besok kerjanya”. Si amir mengangguk sambil masih terseyum. Segera dia masuk traktor dan brem..... Jalannya masih santai tetapi begitu sampai jalanan besar dia kebut wuzzz (Case 7230 bisa jalan 90 km/jam). Mungkin dia merasa ditemani di dalam ya. Saya juga tancap gas (kebetulan sendiri tidak ditemani sopir).
”TIDAK MENERIMA OPERATOR SELAIN MANUSIA”
kalau Test Drive saja Boleh Bos.... ?
ndak...ndak...ndak
Tapi siapa yang bisa melarang, kalau nggak kelihatan, kelihatanpun siapa berani melarang ?
Langganan:
Postingan (Atom)